
Karanganyar, Ahad Pon, 13 September 2026 — Sebuah babak baru dalam perjalanan pendidikan Islam resmi dimulai. Keluarga besar Yayasan Mazro’atul Huda Karanganyar menggelar prosesi dimulainya pembangunan Kantor Baru Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah (MA) Mazro’atul Huda pada Ahad Pon, 13 September 2026. Momentum bersejarah ini menjadi simbol estafet perjuangan para pendiri dalam mewujudkan madrasah yang semakin maju, modern, dan berorientasi pada pelayanan pendidikan berkualitas.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ketua Yayasan, jajaran pengurus, kepala madrasah, dewan guru, tokoh masyarakat, alumni, serta warga sekitar yang bersama-sama memanjatkan doa agar pembangunan berjalan lancar dan membawa keberkahan bagi generasi mendatang.

Pembangunan kantor baru ini menyimpan makna historis yang sangat mendalam. Tepat 36 tahun yang lalu, pada tahun 1990, berdirilah bangunan kantor lama yang menjadi pusat pelayanan pendidikan MTs dan MA Mazro’atul Huda. Bangunan tersebut dibangun pada masa kepemimpinan KH. Anshori,M.H. sebagai Kepala MTs Mazro’atul Huda dan H. Abdul Aziz, B.A. sebagai Kepala MA Mazro’atul Huda.

Selama lebih dari tiga dekade, kantor tersebut menjadi saksi lahirnya ribuan alumni, tempat tersusunnya berbagai kebijakan pendidikan, serta ruang pengabdian para guru dalam mendidik generasi bangsa. Dari ruangan sederhana itulah, semangat keilmuan, akhlak, dan perjuangan terus diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya.
Kini, bangunan yang penuh kenangan itu memasuki babak baru. Bukan untuk menghapus sejarah, melainkan melanjutkan cita-cita besar para pendahulu dengan menghadirkan fasilitas yang lebih representatif sesuai perkembangan zaman.
Pembangunan kantor baru dianggarkan sebesar kurang lebih Rp1,8 miliar. Gedung dirancang sebagai bangunan dua lantai yang mengutamakan fungsi pelayanan sekaligus kenyamanan bagi seluruh warga madrasah.
Adapun pembagian ruang bangunan meliputi:
- Lantai 1 : Kantor MTs Mazro’atul Huda, Kantor MA Mazro’atul Huda, ruang tangga, serta fasilitas toilet.
- Lantai 2 : Aula utama yang akan digunakan sebagai pusat kegiatan akademik, rapat, seminar, pembinaan peserta didik, hingga berbagai kegiatan keagamaan dan kemasyarakatan.
Desain tersebut diharapkan mampu menjawab kebutuhan madrasah yang terus berkembang sekaligus menjadi pusat aktivitas pendidikan yang lebih profesional.
Ketua Yayasan KH. Anshori, M.H. menyampaikan rasa syukur atas dimulainya pembangunan yang menjadi impian bersama seluruh keluarga besar Mazro’atul Huda. Beliau menegaskan bahwa kemajuan sebuah madrasah tidak hanya diukur dari megahnya bangunan, tetapi dari keberhasilan mencetak insan yang beriman, berilmu, dan berakhlakul karimah.
Sementara itu, Kepala MTs Mazro’atul Huda Bapak H. Moh Tarom, S.Pd.I. menyampaikan bahwa pembangunan ini merupakan bentuk ikhtiar untuk meningkatkan mutu pelayanan pendidikan bagi peserta didik, guru, orang tua, dan masyarakat. Menurutnya, kantor baru akan menjadi rumah besar bagi lahirnya inovasi dan kolaborasi pendidikan di lingkungan MTs dan MA Mazro’atul Huda.

Tanggal 13 September 2026 akan tercatat sebagai salah satu hari paling bersejarah dalam perjalanan Mazro’atul Huda. Dari pondasi yang mulai ditanam pada Ahad Pon ini, tumbuh harapan baru untuk melanjutkan warisan perjuangan tahun 1990 menuju madrasah yang lebih unggul di masa depan.
Pembangunan ini bukan sekadar mendirikan gedung dua lantai, melainkan membangun pusat peradaban ilmu, tempat lahirnya generasi Qurani yang siap mengabdi kepada agama, bangsa, dan masyarakat.
“Dari pondasi tahun 1990 menuju bangunan baru tahun 2026, Mazro’atul Huda terus melanjutkan estafet perjuangan: membangun gedung, menguatkan ilmu, dan menyalakan cahaya peradaban.”
