
Karanganyar, 18 Januari 2026 – Madrasah Mazro’atul Huda Karanganyar memperingati Hari Jadi Madrasah ke-48 dan Isro’ Mi’roj Nabi Muhammad SAW dengan suasana penuh kekhusyukan dan makna mendalam. Mengusung tema “Menebar Cinta, Tuai Adab, dan Bangun Peradaban”, peringatan hari jadi ini menjadi momentum refleksi perjalanan panjang madrasah dalam mengabdi di dunia pendidikan Islam.
Kegiatan peringatan dilaksanakan pada Ahad, 18 Januari 2026, bertempat di tengah lapangan madrasah. Meski cuaca gerimis dan kondisi lapangan masih tergenang air hujan, acara tetap berlangsung dengan tertib dan khidmat. Rintik hujan yang turun perlahan seolah menjadi saksi keteguhan dan kecintaan keluarga besar madrasah terhadap lembaga pendidikan yang telah berdiri selama hampir setengah abad ini.
Rangkaian kegiatan diisi dengan tahlil, istighosah, dan mauidhoh hasanah sebagai wujud rasa syukur kepada Allah SWT atas limpahan rahmat dan keberkahan yang senantiasa menyertai perjalanan Madrasah Mazro’atul Huda. Doa-doa dipanjatkan untuk para pendiri, guru, dan seluruh pihak yang telah berjasa membesarkan madrasah, serta untuk keberlangsungan pendidikan Islam yang berlandaskan iman, ilmu, dan akhlak mulia.

Seluruh siswa-siswi MTs dan MA Mazro’atul Huda mengikuti kegiatan dari dalam kelas masing-masing, didampingi oleh wali kelas, mengingat kondisi lapangan yang tidak memungkinkan untuk ditempati secara penuh. Meskipun demikian, semangat dan kekhusyukan para siswa tidak berkurang. Mereka tetap antusias mengikuti rangkaian doa, tahlil, dan istighosah yang dipimpin oleh para guru secara serentak.
Puncak kegiatan diisi dengan mauidhoh hasanah yang disampaikan oleh Ketua Yayasan Mazro’atul Huda, KH. Anshori, MH. Dalam tausiyahnya, beliau menegaskan bahwa tema “Menebar Cinta, Tuai Adab, dan Bangun Peradaban” bukan sekadar slogan, melainkan nilai utama yang harus hidup dalam setiap aktivitas pendidikan.
Peringatan Hari Jadi ke-48 ini menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen seluruh warga madrasah dalam melanjutkan estafet perjuangan pendidikan Islam, menanamkan adab, serta membangun peradaban yang berlandaskan nilai-nilai keislaman.

