MTs Mazro'atul Huda

BIMBINGAN DAN PELATIHAN PENYUSUNAN MODUL AJAR KURIKULUM MERDEKA MTS MAZRO’ATUL HUDA KARANGANYAR

Bagikan Artikel Ini Ke.....

Kesuksesan penerapan kurikulum baru dalam dunia Pendidikan membutuhkan berbagai macam persiapan, terutama di kalangan tenaga pendidik, karena guru lah yang nantinya akan menjadi peran utama pelaksana langsung perubahan kurikulum terbaru, dan saat ini kurikulum terbaru yang digunakan disebut Kurikulum Merdeka, menyikapi hal tersebut MTS Mazro’atul Huda Karanganyar melaksanakan pelatihan dengan tema Bimbingan dan Pelatihan (BIMLAT ) Penyusunan Modul Ajar Kurikulum Merdeka tahun Pelajaran 2023/2024, yang dipimpin langsung oleh Pengawas, Bapak, H. Abdul Hamid, S.Ag., M.Pd.I
Selasa, 08 Agustus 2023 MTS Mazro’atul Huda Karanganyar melaksanakan Bimbingan dan Pelatihan (BIMLAT ) ) Penyusunan Modul Ajar Kurikulum Merdeka dengan tertib. Kegiatan ini diikuti seluruh Bapak-Ibu Guru MTS Mazda Karanganyar. Acara dimulai pukul 08.00-12.00 WIB dan berlangsung di Aula Gedung MWC.
Kegiatan diawali dengan sambutan dan pengarahan oleh Kepala Madrasah, Bapak Abu Bakar, S.Pd.I. setelah itu dilanjutkan dengan pemberian materi oleh Pengawas Madrasah, Bapak, H. Abdul Hamid, S.Ag., M.Pd.I
Dalam penyampaikan materi mengenai kurikulum Merdeka oleh Pengawas Madrasah, beliau menyampaikan bahwa Kurikulum Merdeka adalah suatu Upaya untuk menerapkan kurikulum baru yang memfokuskan pada Pendidikan karakter dan bakat pada siswa. Sehingga siswa akan mampu berpikir kritis, kreatif dan inovatif, dalam materi yang disampaikan diantaranya terdapat 4 hal yang membedakan kurikulum k13 dan kurikulum Merdeka. Berikut ini 4 hal perbedaanya :

  1. Kebutuhan Siswa sebagai Pusat
    Dalam hal ini, setiap siswa dianggap memiliki potensi yang unik dan berbeda-beda sehingga pendekatan yang tepat harus disesuaikan dengan kebutuhan mereka. Kurikulum ini juga menekankan pada pengembangan karakter siswa, seperti sikap kerja sama, kepemimpinan, dan inisiatif.
  2. Menjawab Tantangan Zaman
    Dalam hal ini, Kurikulum Merdeka menawarkan pembelajaran yang lebih kontekstual dan relevan dengan kebutuhan zaman sekarang dan masa depan dan lebih berorientasi pada teknologi sehingga siswa dapat siap menghadapi era digital.
  3. Inklusif dan Kreatif
    Kurikulum Merdeka menekankan pada pengembangan potensi siswa dengan pendekatan yang lebih inklusif dan kreatif. Kurikulum ini juga menawarkan lebih banyak fleksibilitas dalam memilih materi pembelajaran yang lebih bersifat kreatif dan inovatif.
  4. Partisipatif
    Kurikulum Merdeka menekankan pada partisipasi siswa dalam proses belajar mengajar. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan keterlibatan siswa dalam pembelajaran dan memberikan kesempatan bagi mereka untuk mengembangkan potensi kreativitas dan kemampuan mereka.
  5. Pembelajaran Berbasis Kompetensi
    Pada pembelajaran berbasis kompetensi dilakukan dengan memberikan penguatan pada mata pelajaran yang berkaitan dengan keterampilan praktis, seperti keterampilan berkomunikasi, keterampilan pemecahan masalah, dan keterampilan beradaptasi.
    Melalui kegiatan Bimbingan dan Latihan ini harapanya seluruh tenaga pendidik dapat menyerap ilmu yang telah disampaikan oleh pemateri dengan sebaik-baiknya dan dapat membuat kegiatan belajar mengajar yang kreatif dan inovatif, serta sebagai bentuk tindak lanjut kegiatan Bimlat tersebut Bapak-Ibu guru dapat membuat modul ajar tahun Pelajaran 2023-2024 dengan menggunakan kurikulum Merdeka

Bagikan Artikel Ini Ke.....

Tinggalkan komentar